Rasa lemah dan lesu yang dirasakan oleh seseorang dapat menandakan kekurangan zat besi. Zat besi sangat penting bagi kesehatan tubuh untuk mengankut elektron dan oksigen sebagai pembentukan energi.
Oleh karena itu, kenalilah gejala dan tanda-tanda pada saat kekurangan gizi sebagai berikut.
#1. Kelelahan yang ekstrem
Kekurangan zat besi dapat ditetapkan pada seseorang yang merasa kelelahan setelah beraktivitas seharian. Lebih parahnya, orang yang kekurangan zat besi dapat merasakan bahwa tulang-tulangnya terasa begitu lemah untuk digerakkan, seolah tidak bertenaga.
#2. Sesak napas
Seseorang yang kekurangan zat besi akan mengalami sesak napas karena suplai oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh telah berkurang. Hal tersebut dikarenakan zat besi memiliki fungsi untuk menyampaikan oksigen ke seluruh tubuh.
#3. Sakit kepala
Suplai oksigen ke otak yang berkurang dapat pula disebabkan kurangnya zat besi. Jika terjadi seperti itu, maka penderita akan merasa sakit kepala.
#4. Amenore
Kekurangan zat besi dapat menyebabkan amenore atau kondisi saat tidak teraturnya periode menstruasi, atau bahkan tidak mengalami menstruasi dalam beberapa periode.
Jika gejala-gejala tersebut muncul, maka konsumsilah suplemen zat besi. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi. Adapun makanan yang mengandung banyak sekali zat besi, diantaranya adalah tahu, kacang panjang, bayam, kacang kedelai, dan buncis. Kebutuhan zat besi bagi wanita berusia 18-50 tahun sebanyak 18 mg. Seporsi sayur bayam dapat memenuhi 6 mg zat besi. Maka, agar kebutuhan zat besi dalam sehari terpenuhi, konsumsilah sayuran tiga kali sehari. Dapat dibantu pula dengan mengonsumsi suplemen.
Minggu, 07 Mei 2017
Empat Gejala yang Menandakan Kekurangan Zat Besi
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar
Posting Komentar