Rabu, 10 Mei 2017

Dampak Negatif Makanan Manis bagi Perkembangan Anak

Perkembangan anak dapat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsinya, terutama makanan yang mengandung banyak gula. Makanan yang terlalu manis perlu dikurangi, tidak hanya oleh anak, tetapi juga oleh remaja, dewasa, dan orang tua. Hal tersebut disebabkan bahwa makanan yang terlalu manis memiliki dampak negatif seperti meningkatkan risiko diabetes, kerusakan gigi, obesitas, tekanan darah tinggi, dan gizi buruk. Terlebih gula pun sering dikaitkan dengan penyakit jantung dan perkembangan kanker.

dampak negatif Makanan manis bagi anak

Beberapa dampak negatif dari mengkonsumsi makanan yang terlalu manis diantaranya sebagai berikut:

1. Kerusakan gigi
Kandungan gula yang terdapat dalam makanan manis bila dikonsumsi secara berlebih dapat menyebabkan kerusakan gigi. Hal tersebut karena bakteri dalam mulut akan berkembang dengan cepat apabila terpenuhi kebutuhan pangannya. Pangan bakteri dalam mulut dapat berupa gula.

2. Rendahnya pemenuhan gizi
Anak-anak cenderung sangat menyukai makanan yang manis. Meskipun makanan manis memang memberikan energi yang dapat menjadikan anak lebih aktif, tetap saja gula yang terdapat dalam makanan manis memiliki nilai gizi yang yang ada sangat rendah. Gizinya pun akan tidak akan terpenuhi. Alhasil pertumbuhan dan perkembangannya pun akan terhambat.

3. Risiko diabetes meningkat
Kadar insulin dalam tubuh anak akan meningkat pada saat anak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gula. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko diabetes dan membahayakan pankreas, terutama saat usia remaja. Penurunan kadar gula yang dilakukan tubuh akan menurun. Selain itu, resistensi insulin pun akan meningkat.

4. Risiko obesitas
Gula merupakan kontributor besat yang berpengaruh untuk menaikan berat badan. Hal tersebut tentu merupakan masalah yang besar bagi kesehatan. Gula yang tidak digunakan dalam tubuh akan menjadi penyebab timbunan lemak. Kegemukan atau obesitas yang diakibatkan timbunan lemak yang ada sejak dini akan sulit diatasi pada saat dewasa.

5. Tekanan darah meningkat
Tekanan darah tinggi dapat diakibatkan dari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa pasien yang stroke dengan kondisi tekanan darah yang rendah dan tinggi akan berbeda. Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akan sangat rendah mendapatkan peluang untuk bertahan hidup.

6. Risiko penyakit jantung meningkat
Kadar kolesterol seseorang akan dipengaruhi oleh makanan manis. Meskipun belum ada pembuktiannya, tetapi penelitian menunjukan bahwa anak yang mengonsumsi banyak makanan yang mengandung gula memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Hal tersebut dapat menjadi penyebab Penyakit jantung.

7. Risiko bertumbuhnya sel kanker
Banyak sekali studi yang mengungkapkan bahwa makanan manis dapat mempercepat berkembangnya sel kanker. Hal tersebut disebabkan kadar insulin akan meningkat dalam tubuh akibat makanan yang mengandung gula yang kemudian meningkatkan risiko tumbuhnya sel kanker.

Itulah 7 Dampak Negatif Makanan Manis bagi perkembangan anak, semoga para ibu lebih waspada dan mengatur pemberian makanan kepada anaknya. semoga bermanfaat

0 komentar

Posting Komentar