Jumat, 12 Mei 2017

Gunakan Teknik Ini untuk Mengajarkan dan Membiasakan Anak Agar Shalat

Ada saja ibu yang mengeluh karena anaknya sulit sekali untuk shalat. Apalagi jika anak tersebut sudah masuk usia yang cukup untuk shalat. Mengajarkan dan membiasakan anak untuk shalat memang suatu hal yang terkadang sulit.

Perlu ada teknik yang tepat agar anak bersedia untuk shalat tanpa merasa dipaksa.

Orang tua harus sadar bahwa mengajarkan dan membiasakan anak untuk shalat adalah suatu kewajiban. Di samping kewajiban, shalat pun merupakan salah satu rukun islam yang wajib dilakukan oleh setiap umat islam dan merupakan amalan yang pertama kali ditanyakan di akhirat.

Teknik agar anak shalat
Teknik agar anak shalat
Maka, tekniklah yang perlu dipikirkan oleh para orang tua agar tidak salah dalam mendidik anak, terutama agar mau shalat. Apalagi ada hadis yang membolehkan orang tua untuk memukul anak pada saat anak tidak shalat.

Teknik atau tahapan yang dapat dilakukan untuk membiasakan anak menjalankan shalat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

#1. Berikan pemahaman
Pemahaman yang diberikan kepada anak jangan hanya semata-mata untuk menerangkan alasan kewajiban shalat. Namun, yang utama adalah bagaiamana supaya anak dapat menerima informasi yang telah disampaikan. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti nada penyampaian, pilihan kata, dan kata-kata yang dimengerti.

Pertama, nada penyampaian haruslah yang dapat membuat anak merasa nyaman. Jangan pernah menyampaikan pemahaman dengan nada tinggi atau seperti marah. Kalau anak merasa nyaman dengan nada penyampaian yang baik, maka anak pun akan siap dan lebih menurut jika diarahkan untuk membiasakan shalat.

Kedua, pakailah pilihan kata yang menunjukkan rasa kasih sayang kepada anak pada saat memberikan pemahaman pentingnya shalat. Bisa saja dengan memanggilnya dengan sebutan ”anak shaleh” atau ”sayang”.

Ketiga, sampaikanlah pemahaman dengan kata-kata yang mudah dimengerti oleh anak. Hal tersebut karena usia anak mempengaruhi tingkat pemahamannya. Misal, anak usia 5 tahun belum mengerti tentang shalat yang dapat mencegah perbuatan keji dan munkar, tetapi anak akan mengerti bahwa shalat akan membuat Allah sayang dan memberikan banyak rezeki.

#2. Pelatihan
Melatih anak untuk shalat dapat dilakukan dengan teknik dan komponen tertentu, seperti menggunakan model dan memberikan motivasi. Orang tua dapat menjadi model atau contoh bagi anak saat melaksanakan solat. Selain itu,  motivasi pun sangat penting agar anak berkembang dan memiliki rasa percaya diri untuk terus beribadah, serta meyakini bahwa ibadah merupakan suatu kewajiban.

0 komentar

Posting Komentar