Jumat, 05 Mei 2017

Beberapa pendekatan agar anak mau belajar menulis

Menulis merupakan hal yang perlu diajarkan sejak dini. Hal tersebut karena menulis akan membantunya dalam mempelajari berbagai hal lain. Banyak sekali kasus yang diungkapkan oleh para orang tua mengenai anak yang malas untuk belajar menulis.

Bahkan ada saja yang memaksa anak untuk belajar menulis dengan nada tinggi atau marah dan membentak. Padahal itu merupakan cara yang salah. Bukannya anak menurut, tetapi semakin malas dan tertekan.

Berikut ini beberapa pendekatan yang dapat dilakukan agar anak mau belajar menulis.

#1. Bercerita sebelum tidur
Bercerita sebelum tidur memang akan berpengaruh terhadap perkembangan anak. Selain menjadi pengantar tidur, bercerita sebelum tidur pun akan membentuk anak untuk memperlajari berbagai hal yang ada dalam cerita, membuat anak pansaran untuk membaca secara langsung, dan juga dapat merangsang anak untuk menuliskan kembali apa yang dia dengar.

#2. Simulasi pesanan
Mulailah untuk meminta anak menuliskan suatu hal melalui permainan atau perintah sederhana. Misalnya, seorang ibu meminta anak untuk menuliskan beberapa pesanan pada saat bermain berbelanja.

#3. Belajar bersama
Cobalah untuk selalu menemani anak saat belajar menulis. Berikan pujian setelah anak selesai menulis, walaupun tulisannya tidak rapi atau terlalu besar. Beri arahan secara perlahan. Misal dengan memberikan garis pembatas jika tulisannya terlalu besar. Dengan begitu, anak tidak merasa tertekan dan meneruskan kembali proses untuk belajar menulis.

#4. Banjiri pujian
Berikan pujian saat anak mau belajar menulis. Seperti mengatakan bahwa tulisannya bagus dan perlu terus dilatih agar lebih bagus.

#5. Berikan penghargaan
Setelah anak selesai mengerjakan tulisannya atau bersedia belajar menulis secara rutin, sesekali berilah anak suatu penghargaan, seperti hal-hal yang dia inginkan. Hal tersebut akan membuat anak merasa termotivasi.

0 komentar

Posting Komentar